
Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Ruben Onsu, presenter kondang, mendapati dirinya menjadi sasaran tuduhan miring yang menyebar luas di media sosial. Isu yang beredar menyebutkan bahwa ia mengidap HIV, sebuah klaim yang langsung dibantah keras oleh pihaknya.
Bantahan Tegas dari Kubu Ruben Onsu
Tim kuasa hukum Ruben Onsu angkat bicara. Mereka dengan tegas meminta agar semua pihak, terutama para pengguna media sosial, segera menghentikan penyebaran fitnah keji tersebut. Tuduhan ini dinilai tidak berdasar dan telah mencoreng nama baik sang artis.
Dalam pernyataan resminya, pihak Ruben menegaskan bahwa isu HIV yang menyeruak adalah kabar palsu. Mereka bahkan sudah memiliki bukti hasil tes kesehatan yang menunjukkan kondisi Ruben. Hasil tersebut menyatakan bahwa Ruben Onsu non-reaktif terhadap HIV, yang berarti ia tidak terinfeksi virus tersebut.
Ancaman Jalur Hukum dan Sorotan ke Mantan Istri
Tak hanya membantah, Ruben Onsu juga mengancam akan menempuh jalur hukum. Ia merasa sangat dirugikan dengan tersebarnya tuduhan yang tidak bertanggung jawab ini. Kekesalannya memuncak hingga ia menyinggung soal kelahiran putrinya, Thania, sebagai bentuk pembelaan.
Ruben bahkan melontarkan pertanyaan retoris, “Thania lahir dari mana?” Hal ini ia sampaikan untuk menunjukkan betapa tidak masuk akalnya tuduhan tersebut. Tak berhenti di situ, ia juga menyoroti kondisi kesehatan mantan istrinya, Sarwendah, yang disebutnya kerap mengonsumsi obat-obatan.
Kronologi dan Asal Mula Tuduhan
Isu ini mulai mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga menjadi sumber awal fitnah. Dalam percakapan tersebut, seseorang menyebarkan informasi palsu tentang kondisi kesehatan Ruben. Kabar ini kemudian menyebar bak api di media sosial dan portal berita online.
Berbagai media, seperti CNN Indonesia, Medcom.id, detikHOT, SINDOnews, Okezone, TribunStyle, Grid.ID, BeritaSatu, dan iNews.ID, turut memberitakan perkembangan kasus ini. Pemberitaan tersebut menyoroti bantahan Ruben, ancaman hukum, serta klarifikasi dari tim kuasa hukumnya.
Kesimpulan
Ruben Onsu dan timnya bergerak cepat untuk meluruskan informasi yang salah. Dengan bukti tes kesehatan yang jelas dan ancaman pidana bagi penyebar fitnah, mereka berharap isu ini segera mereda. Publik pun diharapkan lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.