
RSUD Labuang Baji kembali mencatatkan prestasi gemilang di bidang medis dengan berhasil melakukan prosedur operasi tumor otak yang unik, yaitu melalui kelopak mata. Tindakan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Indonesia dan menjadi terobosan baru dalam dunia bedah saraf.
Prosedur operasi yang dikenal dengan istilah transorbital endoscopic approach ini memungkinkan dokter untuk mengangkat tumor di area otak tertentu tanpa harus membuat sayatan besar di kepala. Sebagai gantinya, dokter hanya membuat sayatan kecil di lipatan kelopak mata pasien, sehingga risiko dan waktu pemulihan dapat diminimalkan secara signifikan.
Bagaimana Prosedur Ini Dilakukan?
Dalam operasi tersebut, tim dokter spesialis bedah saraf dan THT bekerja sama menggunakan endoskop yang dimasukkan melalui rongga orbita (tempat bola mata berada) menuju ke dasar tengkorak. Dengan bantuan alat khusus, tumor dapat diangkat dengan presisi tinggi tanpa mengganggu fungsi penglihatan atau struktur vital lainnya.
Pasien yang menjalani operasi ini adalah seorang wanita berusia 45 tahun yang mengalami sakit kepala kronis dan gangguan penglihatan. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, ditemukan tumor di area sellar dan suprasellar yang menekan saraf optik. Berkat teknik baru ini, tumor berhasil diangkat total dan pasien dinyatakan dalam kondisi stabil pascaoperasi.
Keunggulan Metode Ini
Dibandingkan dengan metode konvensional yang memerlukan kraniotomi (pembukaan tulang tengkorak), teknik transorbital memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:
- Bekas luka minimal dan tersembunyi di lipatan kelopak mata
- Rasa sakit pascaoperasi yang lebih ringan
- Waktu rawat inap yang lebih singkat
- Pemulihan fungsi visual yang lebih cepat
- Risiko infeksi dan komplikasi yang lebih rendah
Harapan untuk Dunia Medis Indonesia
Keberhasilan RSUD Labuang Baji ini menjadi angin segar bagi perkembangan bedah saraf minimal invasif di Indonesia. Pihak rumah sakit berharap teknik ini dapat terus dikembangkan dan diaplikasikan untuk lebih banyak kasus tumor otak, sehingga pasien di Tanah Air mendapatkan akses ke prosedur medis yang lebih modern dan aman.
Dengan adanya inovasi ini, operasi tumor otak tidak lagi identik dengan sayatan besar dan masa pemulihan yang panjang. Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk melakukan deteksi dini dan berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala gangguan saraf.