
Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD, PhD, mengungkapkan fakta mengejutkan tentang tingginya angka kematian akibat stroke di Indonesia. Menurutnya, setiap tahunnya stroke merenggut nyawa sekitar 350 ribu orang.
Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah kesempatan di Jakarta. Beliau menekankan pentingnya tindakan cepat dalam menangani kasus stroke. Ia menegaskan bahwa Jakarta, sebagai ibu kota negara, harus menjadi garda terdepan dalam menerapkan sistem penanganan stroke yang responsif dan efisien.
Data yang disajikan oleh Wamenkes menunjukkan bahwa stroke bukan hanya menjadi masalah kesehatan individu, tetapi juga beban besar bagi sistem kesehatan nasional. Oleh karena itu, inovasi dan percepatan dalam layanan kegawatdaruratan stroke mutlak diperlukan.
Dengan menjadikan Jakarta sebagai pionir, diharapkan kota-kota lain di Indonesia dapat meniru langkah-langkah strategis yang diterapkan. Langkah ini mencakup edukasi masyarakat tentang gejala awal stroke, peningkatan kapasitas rumah sakit, serta koordinasi yang baik antara layanan ambulans dan fasilitas kesehatan.