
Kepergian Trisno, vokalis PAS Band, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemar. Namun, di balik kabar duka tersebut, terungkap fakta baru mengenai kondisi kesehatannya sebelum menghembuskan napas terakhir.
Sandy, salah satu rekan sesama musisi, mengungkapkan bahwa Trisno tidak hanya berjuang melawan gagal ginjal. Ia juga mengalami sumbatan di area kepala yang memperburuk keadaannya.
“Selain penyakit ginjal yang sudah diketahui, ternyata ada masalah lain. Ada sumbatan di kepala yang membuat kondisinya semakin kritis,” ujar Sandy dalam suatu kesempatan.
Pernyataan ini sekaligus meluruskan spekulasi yang beredar di masyarakat bahwa Trisno hanya menderita gagal ginjal. Faktanya, komplikasi kesehatan yang dialaminya jauh lebih kompleks.
Sumbatan di kepala yang dimaksud kemungkinan besar berkaitan dengan gangguan pembuluh darah otak. Kondisi ini bisa memicu stroke atau masalah neurologis lainnya jika tidak segera ditangani.
Sayangnya, Trisno harus berpulang sebelum sempat mendapatkan penanganan lebih lanjut atas masalah tersebut. Kepergiannya menjadi pengingat betapa pentingnya deteksi dini dan perawatan menyeluruh terhadap berbagai penyakit.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga Trisno belum memberikan pernyataan resmi terkait detail medis yang dialami sang vokalis. Namun, pengakuan Sandy setidaknya memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perjuangan Trisno di hari-hari terakhirnya.
Para penggemar pun berduka dan memberikan penghormatan terakhir melalui berbagai unggahan di media sosial, mengenang karya-karya Trisno yang melegenda bersama PAS Band.