
Pihak Istana Kepresidenan menegaskan tidak akan terlalu khawatir dengan hasil survei yang menunjukkan penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Mereka memilih untuk tetap fokus pada pelaksanaan program kerja yang sudah direncanakan.
Juru Bicara Istana menyatakan bahwa survei merupakan salah satu indikator, namun bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pemerintahan. Yang lebih penting adalah realisasi kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
“Kami tidak ingin terjebak dalam fluktuasi angka survei. Fokus utama kami adalah bekerja keras untuk memenuhi janji-janji kampanye dan menjalankan program pembangunan yang sudah dicanangkan,” ujar sumber di lingkungan Istana.
Beberapa pengamat menilai penurunan angka kepuasan publik ini wajar terjadi di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan domestik. Namun, mereka juga mengingatkan pemerintah untuk terus mendengar aspirasi masyarakat dan melakukan perbaikan jika diperlukan.
Pemerintah optimistis bahwa dengan konsistensi dalam menjalankan program, kepercayaan publik akan kembali meningkat seiring waktu. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pembangunan nasional.