
Pemerintah terus memperkuat upaya penanggulangan HIV dan AIDS di wilayah Indonesia Timur. Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar baru-baru ini, terungkap bahwa Provinsi Papua Tengah mencatatkan 24.777 kasus HIV dan AIDS. Angka ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait.
Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai strategi penanganan, termasuk langkah preventif dan kuratif. Dari hasil pertemuan, diketahui bahwa Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai dinilai berhasil menjalankan program pengendalian sehingga ditetapkan sebagai percontohan bagi daerah lain di Papua Tengah.
Keberhasilan KPA Paniai tidak lepas dari pendekatan partisipatif yang melibatkan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan tenaga kesehatan setempat. Program deteksi dini, edukasi masyarakat, serta pendampingan bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menjadi kunci sukses yang patut ditiru.
Pemerintah berharap model dari Paniai dapat direplikasi di kabupaten/kota lain di Papua Tengah. Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid, target pengendalian epidemi HIV dan AIDS pada tahun 2030 diyakini dapat tercapai.