Kisah Haru Tiga Anak Terlantar di Bontang Kuala: Hidup Bersama Nenek yang Lumpuh, Terbongkar Lewat Program Tengok Tetangga

Home blog Kisah Haru Tiga Anak Terlantar di Bontang Kuala: Hidup Bersama Nenek yang Lumpuh, Terbongkar Lewat Program Tengok Tetangga
Kisah Haru Tiga Anak Terlantar di Bontang Kuala: Hidup Bersama Nenek yang Lumpuh, Terbongkar Lewat Program Tengok Tetangga
Kisah Haru Tiga Anak Terlantar di Bontang Kuala: Hidup Bersama Nenek yang Lumpuh, Terbongkar Lewat Program Tengok Tetangga

Program Tengok Tetangga yang digagas oleh Dinas Sosial Kota Bontang kembali mengungkap fakta miris di tengah masyarakat. Tiga orang anak ditemukan dalam kondisi terlantar di kawasan Bontang Kuala, Kalimantan Timur. Mereka tinggal seorang diri bersama sang nenek yang sudah menderita stroke dan tidak mampu bergerak bebas.

Kondisi Memprihatinkan Terkuak

Tim dari Dinas Sosial bersama relawan setempat mendapati ketiga anak tersebut harus mengurus segala kebutuhan sehari-hari tanpa bantuan orang dewasa yang sehat. Sang nenek, yang seharusnya menjadi pengasuh, justru terbaring lemah akibat penyakit stroke yang dideritanya.

Rumah sederhana yang mereka tempati tampak tak terawat. Persediaan makanan pun sangat terbatas. Anak tertua, yang masih berusia belasan tahun, terpaksa mengambil peran sebagai kepala keluarga untuk adik-adiknya dan nenek mereka.

Peran Program Tengok Tetangga

Program Tengok Tetangga memang dirancang untuk menjangkau warga yang mungkin terlewat dari data bantuan sosial. Dengan mengunjungi rumah ke rumah, petugas bisa mendeteksi secara langsung kondisi warga yang membutuhkan uluran tangan.

“Kami sangat prihatin dengan temuan ini. Ketiga anak tersebut jelas memerlukan pendampingan dan bantuan segera,” ujar salah satu petugas Dinas Sosial yang enggan disebutkan namanya.

Langkah Penanganan Selanjutnya

Pemerintah setempat berencana memberikan bantuan darurat berupa sembako, kebutuhan sandang, serta layanan kesehatan untuk sang nenek. Selain itu, Dinas Sosial juga akan melakukan asesmen lebih lanjut untuk menentukan langkah terbaik bagi masa depan ketiga anak tersebut.

“Kami akan memastikan anak-anak ini mendapatkan hak mereka, termasuk akses pendidikan dan perlindungan sosial yang layak,” tambah petugas tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masih banyak warga rentan yang belum tersentuh bantuan. Program Tengok Tetangga diharapkan terus berjalan agar tidak ada lagi anak terlantar yang luput dari perhatian.