
Mahasiswi kebidanan dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) kini dibekali keterampilan khusus untuk mendampingi ibu nifas yang baru menjalani operasi dan memiliki riwayat diabetes. Program pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi calon bidan dalam memberikan perawatan optimal bagi pasien dengan kondisi medis yang kompleks.
Dalam pelatihan tersebut, para mahasiswi diajarkan teknik pemantauan kadar gula darah, penanganan luka operasi pada pasien diabetes, serta edukasi nutrisi yang sesuai untuk mempercepat pemulihan. Materi ini sangat penting mengingat ibu nifas dengan diabetes rentan mengalami komplikasi seperti infeksi dan gangguan penyembuhan luka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Poltekkes dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang siap menghadapi tantangan di lapangan. Dengan bekal ilmu yang komprehensif, diharapkan para mahasiswi mampu memberikan pendampingan yang holistik, tidak hanya dari sisi kebidanan tetapi juga dari aspek metabolik dan gizi.
Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari peserta karena memberikan pengalaman langsung dalam menangani kasus nyata. Ke depannya, program serupa akan terus dikembangkan untuk mencakup berbagai kondisi khusus pada ibu nifas, sehingga kualitas pelayanan kebidanan di Indonesia semakin meningkat.