Mahasiswa KKN-PK Unhas Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Cegah Hipertensi dan Diabetes di Sidrap

Home blog Mahasiswa KKN-PK Unhas Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Cegah Hipertensi dan Diabetes di Sidrap
Mahasiswa KKN-PK Unhas Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Cegah Hipertensi dan Diabetes di Sidrap
Mahasiswa KKN-PK Unhas Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Cegah Hipertensi dan Diabetes di Sidrap

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kependudukan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Kabupaten Sidrap. Program ini bertujuan untuk mendorong deteksi dini terhadap penyakit hipertensi dan diabetes yang kerap tidak terdeteksi.

Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Kegiatan yang berlangsung di beberapa desa ini melibatkan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan. Menurut koordinator program, langkah ini penting karena banyak warga yang tidak menyadari bahwa mereka sudah mengidap hipertensi atau diabetes.

“Kami ingin masyarakat lebih sadar akan pentingnya memeriksa kesehatan secara rutin. Dengan deteksi dini, risiko komplikasi bisa diminimalkan,” ujar salah satu mahasiswa yang terlibat.

Antusiasme Warga Tinggi

Warga setempat menyambut baik kegiatan ini. Banyak yang mengaku baru pertama kali mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis secara komprehensif. “Ini sangat membantu, karena biasanya kami malas periksa ke puskesmas karena jarak dan biaya,” kata seorang warga.

Selain pemeriksaan, mahasiswa juga memberikan edukasi tentang pola makan sehat dan pentingnya aktivitas fisik untuk mencegah kedua penyakit tersebut.

Dukungan untuk Program Kesehatan Desa

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN-PK Unhas yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular.

Dengan adanya skrining gratis, diharapkan angka kesakitan akibat hipertensi dan diabetes di Sidrap dapat menurun secara signifikan. Mahasiswa juga berencana melakukan monitoring rutin terhadap warga yang terdeteksi memiliki faktor risiko.