
Dinas Kesehatan Hulu Sungai Tengah (Dinkes HST) tengah gencar melakukan langkah-langkah preventif untuk menekan laju penularan HIV di wilayahnya. Upaya ini dilakukan seiring ditemukannya 24 kasus baru pada tahun 2026.
Langkah Strategis Dinkes HST
Kepala Dinkes HST, dr. Muhammad Rizki, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun sejumlah strategi untuk meminimalisir penyebaran virus HIV. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, penyediaan layanan konseling dan tes HIV gratis, serta penguatan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan organisasi peduli HIV/AIDS.
“Kami tidak hanya fokus pada penanganan kasus yang sudah terdeteksi, tetapi juga pada upaya pencegahan agar tidak muncul kasus baru. Edukasi tentang perilaku seksual yang aman dan penggunaan jarum suntik steril menjadi prioritas utama,” ujar dr. Rizki dalam keterangannya, Senin (15/5/2026).
Data Kasus HIV di HST
Berdasarkan data yang dihimpun Dinkes HST, dari 24 kasus yang ditemukan pada 2026, mayoritas penderitanya adalah kelompok usia produktif, yaitu antara 20 hingga 49 tahun. Sebanyak 60% di antaranya adalah laki-laki, dan sisanya perempuan. Penularan terbanyak terjadi melalui hubungan seksual berisiko, diikuti penggunaan jarum suntik tidak steril pada pengguna narkoba.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa berisiko untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini sangat penting agar pengobatan bisa segera dimulai dan kualitas hidup penderita tetap terjaga,” tambah dr. Rizki.
Target Penurunan Kasus
Dinkes HST menargetkan penurunan jumlah kasus baru HIV sebesar 30% pada tahun 2027. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan terus menggencarkan program-program pencegahan, termasuk distribusi kondom gratis dan program pertukaran jarum suntik bagi pengguna narkoba suntik.
“Kami optimis target ini bisa tercapai dengan dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan. HIV bukanlah akhir dari segalanya. Dengan pengobatan yang tepat, penderita HIV bisa hidup produktif dan berkualitas,” pungkasnya.