
Vaksinasi hepatitis B merupakan salah satu metode paling efektif untuk mencegah penularan virus hepatitis B dari ibu hamil kepada anaknya. Infeksi ini dapat terjadi saat proses persalinan atau melalui kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh ibu yang terinfeksi.
Mengapa Vaksinasi Penting?
Tanpa vaksinasi, bayi yang lahir dari ibu pengidap hepatitis B berisiko tinggi terinfeksi dan mengalami penyakit hati kronis di kemudian hari. Risiko ini dapat ditekan hingga lebih dari 90% jika bayi menerima vaksin hepatitis B dalam waktu 12–24 jam setelah lahir, serta mendapatkan imunoglobulin hepatitis B (HBIG) jika diperlukan.
Manfaat Vaksinasi
- Mencegah penularan vertikal dari ibu ke anak
- Mengurangi risiko sirosis dan kanker hati pada anak
- Memberikan perlindungan jangka panjang terhadap infeksi hepatitis B
Program vaksinasi ini telah menjadi standar global dan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di Indonesia, vaksin hepatitis B diberikan segera setelah lahir sebagai bagian dari imunisasi wajib.
Dengan cakupan vaksinasi yang luas, angka penularan hepatitis B dari ibu ke anak dapat ditekan secara signifikan. Oleh karena itu, penting bagi setiap ibu hamil untuk memeriksakan status hepatitis B dan memastikan bayinya mendapatkan vaksinasi tepat waktu.