
Banyak orang tanpa sadar memiliki kebiasaan memutar atau membunyikan leher saat merasa pegal. Kebiasaan yang kerap disebut ‘kretek’ ini memang terasa melegakan, namun di balik itu tersimpan risiko kesehatan yang serius. Ahli neurologi memperingatkan bahwa tindakan ini bisa memicu kondisi darurat medis, seperti stroke.
Mengapa ‘Kretek’ Leher Berbahaya?
Pembuluh darah di area leher, terutama arteri vertebralis, sangat rentan terhadap tekanan. Saat Anda memutar leher secara tiba-tiba dan kuat, lapisan dalam dinding arteri bisa robek. Robekan ini memicu pembentukan gumpalan darah yang dapat menyumbat aliran darah ke otak, sehingga menyebabkan stroke iskemik.
Selain stroke, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan diseksi arteri, yaitu sobekan pada dinding arteri. Kondisi ini tidak hanya menyakitkan, tetapi juga berpotensi mengancam jiwa jika tidak segera ditangani.
Siapa yang Paling Berisiko?
Risiko ini tidak hanya mengintai orang tua. Orang dewasa muda yang sering melakukan gerakan ‘kretek’ berulang kali juga rentan mengalami cedera. Mereka yang memiliki kelainan jaringan ikat atau riwayat tekanan darah tinggi harus lebih waspada.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Jika setelah membunyikan leher Anda mengalami sakit kepala hebat, pusing berputar, penglihatan kabur, atau kesemutan di satu sisi tubuh, segera periksakan diri ke dokter. Ini bisa menjadi tanda awal stroke yang memerlukan penanganan medis segera.
Cara Aman Mengatasi Leher Pegal
Alih-alih memutar leher, para ahli menyarankan beberapa alternatif yang lebih aman:
- Melakukan peregangan ringan dengan menggerakkan kepala ke depan, belakang, dan samping secara perlahan.
- Mengompres area leher dengan air hangat untuk merelaksasikan otot.
- Memijat lembut otot leher dan bahu dengan jari.
- Memperbaiki postur tubuh saat duduk dan tidur agar leher tidak tegang.
Kesimpulannya, meskipun terasa nikmat sesaat, kebiasaan ‘kretek’ leher sebaiknya dihindari. Jangan pertaruhkan kesehatan otak Anda hanya demi sensasi sekejap. Pilihlah cara yang lebih aman dan konsultasikan dengan dokter jika keluhan pegal terus berlanjut.