
Sebanyak 15 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, harus menjalani perawatan medis setelah mengeluhkan gejala diare dan pusing. Kejadian ini diduga kuat berkaitan dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja mereka konsumsi.
Ratusan Siswa Mengeluh Sakit
Berdasarkan laporan yang dihimpun, lebih dari seratus siswa mengalami keluhan serupa, mulai dari sakit perut, mual, hingga kepala terasa berat. Namun, kondisi 15 di antaranya cukup parah sehingga memerlukan penanganan intensif di fasilitas kesehatan setempat.
Kronologi Dugaan Keracunan
Peristiwa ini terjadi beberapa saat setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah. Tak lama kemudian, sejumlah murid mulai merasakan gejala tidak nyaman. Pihak sekolah segera melaporkan kejadian ini ke puskesmas dan dinas terkait untuk mendapatkan pertolongan cepat.
Respons Otoritas Setempat
Petugas kesehatan dari Puskesmas Malangbong langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Sampel makanan yang diduga menjadi penyebab telah diambil untuk diuji laboratorium. Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Garut juga telah membentuk tim investigasi guna mengusut tuntas kasus ini.
“Kami masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keluhan para siswa. Sementara ini, korban yang dirawat sudah mulai membaik,” ujar salah satu perwakilan petugas kesehatan setempat.
Imbauan untuk Waspada
Kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program MBG. Pengawasan terhadap kualitas dan kebersihan makanan harus diperketat agar kejadian serupa tidak terulang. Orang tua dan siswa diminta segera melapor jika menemukan gejala aneh setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.