
Penyakit diabetes yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk gangguan penglihatan yang berujung pada kebutaan serta kerusakan jaringan kaki yang memerlukan tindakan amputasi. Kondisi ini terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus merusak pembuluh darah kecil dan saraf di seluruh tubuh.
Gangguan Penglihatan Akibat Diabetes
Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan retinopati diabetik, yaitu kerusakan pada pembuluh darah di retina mata. Pada tahap awal, penderita mungkin tidak merasakan gejala. Namun, seiring waktu, kondisi ini bisa menyebabkan penglihatan kabur, munculnya bintik hitam, hingga kebutaan permanen.
Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai
- Penglihatan mulai kabur atau berbayang
- Sulit melihat pada malam hari
- Mata terasa kering atau perih
- Muncul floaters atau bintik-bintik mengambang
Kaki Diabetes dan Risiko Amputasi
Neuropati diabetik atau kerusakan saraf akibat diabetes sering kali menyebabkan hilangnya sensasi pada kaki. Akibatnya, luka kecil atau lecet pada kaki tidak terasa dan dapat berkembang menjadi infeksi serius. Jika infeksi menyebar ke tulang, satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa pasien adalah dengan amputasi.
Langkah Pencegahan yang Penting
- Memeriksa kaki setiap hari untuk mendeteksi luka atau perubahan warna
- Menjaga kebersihan kaki dan menggunakannya dengan alas kaki yang nyaman
- Mengontrol kadar gula darah secara rutin
- Segera berkonsultasi dengan dokter jika menemukan luka yang tak kunjung sembuh
Dengan pengelolaan diabetes yang disiplin, risiko komplikasi serius seperti kebutaan dan amputasi dapat ditekan secara signifikan. Konsultasi rutin dengan tenaga medis serta kepatuhan terhadap pengobatan dan pola hidup sehat menjadi kunci utama.