
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Banda Aceh periode baru resmi dilantik. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Banda Aceh mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat upaya pengendalian penyakit HIV/AIDS di daerah.
Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Banda Aceh itu dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan perwakilan organisasi profesi kesehatan. Wakil Wali Kota dalam sambutannya menekankan pentingnya peran IDI dalam mengedukasi masyarakat serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi penderita HIV/AIDS.
“Kami berharap IDI Banda Aceh dapat menjadi garda terdepan dalam penanggulangan HIV/AIDS, baik melalui sosialisasi, pencegahan, maupun pendampingan terhadap pasien,” ujar Wakil Wali Kota.
Ketua IDI Banda Aceh yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Program prioritas ke depan antara lain meliputi peningkatan kapasitas tenaga medis, penyuluhan kesehatan reproduksi, dan penguatan jejaring rujukan pasien HIV/AIDS.
Data terkini menunjukkan angka kasus HIV/AIDS di Banda Aceh masih memerlukan perhatian serius. Dengan dilantiknya pengurus baru, diharapkan langkah-langkah konkret dapat segera direalisasikan guna menekan penyebaran virus dan meningkatkan kualitas hidup penderita.