
Sebanyak 119 orang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, menjalani tes deteksi dini HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kesehatan yang digagas oleh pihak lapas bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat.
Pelaksanaan tes tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya infeksi HIV dan IMS di kalangan warga binaan. Dengan deteksi dini, penanganan medis dapat segera diberikan, sehingga risiko penularan lebih lanjut dapat ditekan.
Kepala Lapas Ba’a, melalui keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian negara terhadap kesehatan warga binaan. Ia berharap program serupa dapat terus berjalan secara berkala.
Selain tes HIV dan IMS, warga binaan juga mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan pola hidup bersih dan sehat. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga binaan akan bahaya penyakit menular.
Langkah preventif yang dilakukan Lapas Ba’a ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengendalikan penyebaran HIV dan IMS, khususnya di lingkungan yang rentan seperti lembaga pemasyarakatan. Dengan adanya deteksi dini, diharapkan angka kejadian baru dapat diminimalkan.