
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) baru-baru ini menggelar sebuah inisiatif edukasi yang bertujuan untuk mengurangi risiko stroke. Program yang diberi nama Santri Siaga Stroke ini dirancang khusus untuk para santri di lingkungan pesantren.
Tujuan Program Santri Siaga Stroke
Program ini hadir sebagai upaya preventif untuk menekan angka kejadian stroke di Indonesia. Dengan menyasar kalangan santri, FK UNAIR berharap dapat menanamkan kesadaran tentang pentingnya gaya hidup sehat sejak usia muda. Edukasi yang diberikan mencakup pengenalan faktor risiko stroke, seperti hipertensi, diabetes, dan kebiasaan merokok.
Materi Edukasi yang Disampaikan
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pengetahuan tentang cara mengenali gejala awal stroke melalui metode FAST (Face, Arms, Speech, Time). Selain itu, mereka juga diajarkan teknik-teknik sederhana untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Para santri pun dilibatkan dalam simulasi penanganan darurat jika menemukan seseorang yang diduga mengalami serangan stroke.
- Pemahaman tentang faktor risiko stroke
- Pelatihan deteksi dini gejala stroke
- Simulasi pertolongan pertama pada kasus stroke
Harapan dari Program Ini
Melalui program Santri Siaga Stroke, FK UNAIR berharap para santri tidak hanya menjadi individu yang sehat, tetapi juga agen perubahan di komunitasnya. Mereka diharapkan mampu menyebarkan informasi tentang pencegahan stroke kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, upaya pengendalian penyakit tidak menular ini dapat berjalan lebih efektif dan merata.