
Dalam upaya menekan angka kanker sejak usia muda, Dinas Kesehatan setempat terus mendorong dua langkah preventif utama, yaitu vaksinasi HPV dan deteksi dini. Program ini dinilai krusial karena kanker serviks termasuk jenis penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan pemeriksaan rutin.
Kepala Dinkes menjelaskan bahwa vaksin HPV kini sudah tersedia di puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya secara gratis untuk anak perempuan berusia 9 hingga 14 tahun. ‘Vaksin ini aman dan efektif untuk melindungi dari infeksi virus penyebab kanker serviks,’ ujarnya.
Selain vaksinasi, skrining dini seperti tes IVA dan pap smear juga digalakkan bagi wanita dewasa. Deteksi awal memungkinkan penanganan lebih cepat dan meningkatkan peluang kesembuhan. Dinkes mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri secara berkala.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Sejumlah sekolah dan komunitas turut membantu sosialisasi agar kesadaran akan pencegahan kanker semakin meluas. Dengan sinergi bersama, diharapkan angka kasus kanker di Indonesia bisa ditekan secara signifikan.