
Seorang peserta mandiri Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baru menyadari betapa pentingnya menjaga status kepesertaan tetap aktif setelah dirinya terkena penyakit batu ginjal. Pengalaman pahit ini menjadi pelajaran berharga bagi dirinya dan diharapkan bisa menjadi peringatan bagi peserta lainnya.
Kejadian ini bermula ketika ia merasakan nyeri hebat di area perut dan pinggang. Setelah diperiksakan ke fasilitas kesehatan, dokter mendiagnosis bahwa ia menderita batu ginjal. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera, termasuk tindakan operasi untuk mengeluarkan batu ginjal tersebut.
Saat akan mengurus administrasi rawat inap, barulah ia tersadar bahwa status kepesertaan JKN miliknya tidak aktif karena terlambat membayar iuran. Akibatnya, ia harus menanggung sendiri seluruh biaya pengobatan yang tidak sedikit jumlahnya. Kejadian ini membuatnya menyesali kelalaiannya sendiri.
Setelah menjalani pengobatan dan pulih, ia langsung berupaya mengaktifkan kembali status kepesertaannya dengan melunasi tunggakan iuran. Kini, ia berkomitmen untuk selalu membayar iuran tepat waktu agar tidak mengalami kejadian serupa di kemudian hari.
Pengalaman ini ia bagikan kepada keluarga, tetangga, dan rekan-rekannya sebagai pelajaran. Ia berharap agar peserta JKN lainnya tidak menyepelekan kewajiban membayar iuran bulanan. Kesehatan adalah aset berharga, dan memiliki jaminan kesehatan yang aktif adalah langkah bijak untuk melindungi diri dari risiko finansial saat sakit.