
Dalam rangka memperingati Hari Diabetes Nasional tahun 2026, dr. Hafizin Wardi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih proaktif dalam melakukan deteksi dini penyakit diabetes. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah komplikasi serius yang dapat timbul akibat penyakit kronis tersebut.
Menurut dr. Hafizin, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan rutin masih perlu ditingkatkan. Banyak kasus diabetes baru terdeteksi setelah pasien mengalami gejala lanjut, sehingga penanganannya menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan kadar gula darah secara berkala sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat.
Kampanye ini juga menekankan pentingnya peran aktif individu dalam menjaga kesehatan. Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu hingga timbul gejala, melainkan secara rutin memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Dengan deteksi dini, penderita diabetes dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
dr. Hafizin Wardi yang bertugas di Puskesmas Tangan-Tangan menambahkan bahwa edukasi mengenai pola makan sehat, olahraga teratur, dan pengelolaan stres juga menjadi bagian integral dari upaya pencegahan diabetes. Semua pihak, baik pemerintah, tenaga kesehatan, maupun masyarakat, diharapkan bersinergi untuk menekan angka prevalensi diabetes di Indonesia.