
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini memberikan panduan penting bagi para orang tua untuk melindungi buah hati mereka dari risiko dehidrasi dan sengatan panas (heat stroke) selama fenomena El Nino melanda. Cuaca yang sangat panas dan kering akibat El Nino membuat anak-anak rentan mengalami gangguan kesehatan yang serius jika tidak dicegah sejak dini.
Menurut IDAI, kunci utama mencegah kedua kondisi tersebut adalah dengan memastikan anak mendapatkan asupan cairan yang cukup. Orang tua disarankan untuk tidak menunggu anak merasa haus, tetapi rutin menawarkan air minum setiap 15-20 menit sekali, terutama saat mereka aktif bermain di luar ruangan.
Selain air putih, IDAI juga merekomendasikan konsumsi buah-buahan yang kaya akan air, seperti semangka, melon, atau jeruk, yang dapat membantu menjaga hidrasi sekaligus memberikan vitamin tambahan. Pakaian yang tipis, longgar, dan berwarna terang juga sangat dianjurkan untuk mengurangi penyerapan panas oleh tubuh anak.
Lebih lanjut, IDAI mengingatkan agar anak-anak tidak dibiarkan bermain di luar ruangan pada jam-jam puncak terik matahari, yaitu antara pukul 10.00 hingga 16.00. Jika memang harus beraktivitas di luar, pastikan mereka berlindung di tempat teduh dan menggunakan topi lebar atau payung.
Tanda-tanda awal dehidrasi seperti mulut kering, jarang buang air kecil, dan lemas harus segera diwaspadai. Sementara itu, gejala heat stroke meliputi suhu tubuh yang sangat tinggi, kulit merah dan panas, denyut nadi cepat, serta kebingungan. Jika gejala ini muncul, segera bawa anak ke tempat yang sejuk, kompres dengan kain basah, dan hubungi tenaga medis.
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini, orang tua dapat membantu anak tetap sehat dan bugar meskipun cuaca sedang tidak bersahabat.