Inovasi Mahasiswa ITS: Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Kanker Prostat

Home blog Inovasi Mahasiswa ITS: Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Kanker Prostat
Inovasi Mahasiswa ITS: Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Kanker Prostat
Inovasi Mahasiswa ITS: Kecerdasan Buatan untuk Deteksi Kanker Prostat

Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendiagnosis kanker prostat secara akurat. Inovasi ini diharapkan dapat membantu tenaga medis dalam mendeteksi penyakit sejak dini dan meningkatkan kualitas pengobatan.

Tim mahasiswa yang terdiri dari beberapa jurusan, seperti teknik informatika dan teknik biomedik, menciptakan AI ini dengan memanfaatkan algoritma pembelajaran mendalam (deep learning). Sistem ini dilatih menggunakan ribuan gambar hasil biopsi prostat, sehingga mampu mengenali pola sel kanker dengan presisi tinggi.

Kepala Laboratorium Kecerdasan Buatan ITS, Dr. Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa teknologi ini dapat mengurangi beban kerja dokter patologi dan mempercepat proses diagnosis. “Dengan AI, kita bisa mendapatkan hasil diagnosis dalam hitungan menit, bukan berhari-hari seperti metode konvensional,” ujarnya.

AI ini juga dilengkapi dengan antarmuka yang ramah pengguna, sehingga mudah dioperasikan oleh tenaga medis non-teknis. Ke depannya, tim pengembang berencana untuk mengintegrasikan sistem ini dengan perangkat rumah sakit dan melakukan uji coba klinis secara lebih luas.

Keberhasilan mahasiswa ITS ini mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta berbagai pihak di bidang kesehatan. Mereka berharap inovasi serupa dapat terus bermunculan untuk menjawab tantangan kesehatan di Indonesia.