KPA Gresik Ungkap Ancaman Stigma HIV/AIDS, WPA Didorong Aktif Hingga Level Kecamatan

Home blog KPA Gresik Ungkap Ancaman Stigma HIV/AIDS, WPA Didorong Aktif Hingga Level Kecamatan
KPA Gresik Ungkap Ancaman Stigma HIV/AIDS, WPA Didorong Aktif Hingga Level Kecamatan
KPA Gresik Ungkap Ancaman Stigma HIV/AIDS, WPA Didorong Aktif Hingga Level Kecamatan

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik mengungkap bahaya laten dari stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV/AIDS. Stigma ini dinilai menjadi penghalang utama dalam upaya pencegahan dan penanganan virus mematikan tersebut.

Stigma Lebih Berbahaya dari Virusnya Sendiri

Ketua KPA Gresik menegaskan bahwa ketakutan dan pengucilan sosial yang menyertai status HIV/AIDS justru lebih merusak daripada dampak medis virus itu sendiri. Banyak orang enggan melakukan tes atau mencari pengobatan karena khawatir akan cap negatif dari masyarakat.

WPA Diminta Bergerak dari Akar Rumput

Menghadapi situasi ini, KPA Gresik mendorong para Warga Peduli AIDS (WPA) untuk mulai bergerak aktif dari tingkat kecamatan. Langkah ini dianggap strategis untuk menyentuh langsung komunitas dan menghilangkan stigma secara lebih efektif.

  • WPA diharapkan menjadi agen perubahan yang memberikan edukasi dan dukungan moral bagi pengidap HIV/AIDS di wilayah masing-masing.
  • Pendekatan dari bawah diyakini mampu membangun kepercayaan dan mengikis mitos-mitos keliru seputar penularan HIV.
  • Dukungan psikososial dari lingkungan terdekat menjadi kunci agar pengidap tetap produktif dan tidak terisolasi.

Dengan menggerakkan WPA hingga ke pelosok kecamatan, KPA Gresik optimis angka penemuan kasus baru akan meningkat, sekaligus menurunkan tingkat diskriminasi. Upaya ini juga sejalan dengan target nasional untuk mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030.