
BONTANG – Seorang lansia penderita stroke di Bontang harus dievakuasi menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) setelah ambulans kesulitan menjangkau rumahnya karena akses jalan yang sempit. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 20 November 2023, di kawasan pemukiman padat penduduk.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bontang, Erfan, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari keluarga korban sekitar pukul 09.00 WITA. Keluarga melaporkan bahwa seorang lansia berusia 70 tahun mengalami stroke dan membutuhkan pertolongan medis segera. Namun, ambulans yang datang tidak bisa masuk ke lokasi karena jalan menuju rumah korban hanya selebar 1,5 meter dan dipenuhi bangunan liar.
“Kami langsung mengerahkan satu unit mobil Damkar dan empat personel untuk membantu evakuasi. Karena akses jalan sangat sempit, mobil Damkar hanya bisa parkir di ujung gang. Selanjutnya, kami menggunakan tandu untuk membawa korban sejauh 200 meter menuju kendaraan,” ujar Erfan.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit dengan hati-hati karena kondisi korban yang lemah. Setelah berhasil dibawa ke mobil Damkar, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bontang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Erfan menambahkan bahwa kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kali. Banyak pemukiman di Bontang yang memiliki akses jalan sempit, sehingga menyulitkan kendaraan darurat seperti ambulans atau Damkar untuk masuk. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga akses jalan dan tidak membangun bangunan liar yang dapat menghalangi jalur evakuasi.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Akses jalan yang sempit bisa menghambat pertolongan pertama pada korban. Kami juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi jangka panjang, seperti menyediakan jalur evakuasi alternatif atau memperlebar jalan di titik-titik rawan,” pungkas Erfan.