
Sebanyak 71 orang peserta telah mengikuti program pelatihan lanjutan yang berfokus pada upaya pencegahan penularan virus hepatitis B melalui vaksinasi pada bayi yang baru lahir. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pemberian vaksin hepatitis B segera setelah bayi lahir, serta teknik dan prosedur yang benar dalam pelaksanaannya. Materi yang disampaikan mencakup aspek teoritis dan praktis, termasuk penanganan efek samping ringan yang mungkin timbul.
Para tenaga kesehatan yang terlibat diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam menekan angka infeksi hepatitis B pada populasi bayi, sehingga target eliminasi penyakit ini pada tahun 2030 dapat tercapai. Pelatihan ini juga menekankan pada edukasi kepada orang tua tentang manfaat imunisasi dan pentingnya jadwal vaksinasi yang tepat.
Dengan adanya pelatihan lanjutan ini, diharapkan kualitas pelayanan vaksinasi di fasilitas kesehatan semakin merata dan sesuai dengan standar nasional. Langkah ini merupakan salah satu strategi pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan primer di Indonesia.