
Yayasan Dukungan Kesehatan Indonesia (YDKI) baru-baru ini menggelar acara kolaborasi kesehatan yang melibatkan berbagai komunitas dan tokoh nasional. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan bagi penyintas stroke serta memberdayakan para penyandang disabilitas.
Dalam acara yang berlangsung di Jakarta tersebut, YDKI menggandeng sejumlah figur publik dan ahli kesehatan untuk memberikan edukasi serta pendampingan langsung kepada peserta. Program ini dirancang sebagai wadah sinergi antara tenaga medis, komunitas, dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup pasien pasca-stroke.
Ketua YDKI menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pemulihan optimal. “Kami tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga pada rehabilitasi sosial dan psikologis agar penyintas stroke dapat kembali beraktivitas secara mandiri,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pemberdayaan disabilitas melalui pelatihan keterampilan dan akses terhadap alat bantu yang memadai. Para tokoh nasional yang hadir turut memberikan motivasi serta berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan disabilitas.
Dengan adanya kolaborasi ini, YDKI berharap dapat memperluas jangkauan program rehabilitasi dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya dukungan bagi penyintas stroke dan penyandang disabilitas. Ke depannya, kegiatan serupa akan terus digalakkan di berbagai daerah.