Waspada Kandungan Benzena pada Sunscreen Spray: Risiko Kanker Darah yang Mengintai

Home blog Waspada Kandungan Benzena pada Sunscreen Spray: Risiko Kanker Darah yang Mengintai
Waspada Kandungan Benzena pada Sunscreen Spray: Risiko Kanker Darah yang Mengintai
Waspada Kandungan Benzena pada Sunscreen Spray: Risiko Kanker Darah yang Mengintai

Mengapa Benzena Berbahaya dalam Produk Tabir Surya?

Belakangan ini, publik dikejutkan dengan temuan residu benzena pada sejumlah produk tabir surya semprot (sunscreen spray). Benzena merupakan senyawa kimia yang dikenal sebagai karsinogen, atau zat pemicu kanker, terutama leukemia dan jenis kanker darah lainnya. Kehadirannya dalam produk perawatan kulit yang digunakan sehari-hari tentu menjadi perhatian serius bagi kesehatan masyarakat.

Apa Itu Benzena dan Bagaimana Bisa Masuk ke Sunscreen?

Benzena adalah hidrokarbon aromatik yang umum digunakan sebagai pelarut industri, namun bukan merupakan bahan yang diizinkan dalam kosmetik. Kontaminasi bisa terjadi selama proses produksi, misalnya melalui bahan baku yang tidak murni atau reaksi sampingan. Pada sunscreen spray, benzena kerap ditemukan sebagai kontaminan dari propelan atau zat pendorong aerosol yang digunakan untuk menyemprotkan produk.

Dampak Kesehatan Akibat Paparan Benzena

Paparan benzena dalam jangka panjang, meskipun dalam dosis kecil, dapat meningkatkan risiko gangguan pembentukan sel darah di sumsum tulang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) telah mengklasifikasikan benzena sebagai karsinogen golongan 1, yang artinya terbukti menyebabkan kanker pada manusia. Risiko utama yang dikaitkan adalah leukemia mieloid akut, limfoma, dan anemia aplastik.

Pada produk sunscreen spray, kekhawatiran semakin besar karena penggunaan semprot memungkinkan partikel benzena terhirup, selain diserap melalui kulit. Hal ini meningkatkan paparan ganda yang lebih berbahaya.

Langkah Regulasi dan Respons Industri

Beberapa badan pengawas obat di berbagai negara telah menarik produk sunscreen spray yang terbukti mengandung benzena dari pasaran. Di Indonesia, BPOM juga melakukan pengawasan ketat terhadap produk kosmetik impor maupun lokal. Produsen diminta untuk memastikan bahan baku dan proses produksi bebas dari kontaminasi benzena agar keamanan konsumen terjamin.

Tips Memilih Sunscreen yang Aman

  • Pilih sunscreen dengan bentuk lotion atau krim, karena risiko kontaminasi aerosol lebih rendah.
  • Periksa label produk dan pastikan terdaftar di BPOM atau badan pengawas resmi.
  • Hindari produk yang pernah ditarik dari peredaran atau memiliki riwayat kontaminasi.
  • Baca komposisi dan hindari produk yang mencantumkan benzena sebagai bahan (seharusnya tidak ada).
  • Simpan sunscreen pada suhu yang disarankan untuk mencegah degradasi bahan.

Meskipun sunscreen sangat penting untuk melindungi kulit dari bahaya sinar UV, kita tidak boleh lengah terhadap kualitas dan keamanannya. Selalu pantau informasi terbaru dari otoritas kesehatan dan pilih produk yang telah teruji bebas dari zat berbahaya seperti benzena.