Waspada Diabetes! Pemeriksaan Mata Rutin Bisa Cegah Kebutaan

Home blog Waspada Diabetes! Pemeriksaan Mata Rutin Bisa Cegah Kebutaan
Waspada Diabetes! Pemeriksaan Mata Rutin Bisa Cegah Kebutaan
Waspada Diabetes! Pemeriksaan Mata Rutin Bisa Cegah Kebutaan

Pentingnya Deteksi Dini Retinopati Diabetik

Kementerian Kesehatan terus menggencarkan upaya deteksi dini retinopati diabetik, salah satu komplikasi serius yang dapat menyebabkan kebutaan pada penderita diabetes. Langkah ini diambil seiring dengan tingginya jumlah pasien diabetes di Indonesia yang belum terdiagnosis secara optimal.

Fakta Mencengangkan: 73% Penderita Diabetes Tak Terdiagnosis

Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 73 persen penderita diabetes di Indonesia belum terdiagnosis. Artinya, dari sekitar 26 juta warga yang hidup dengan diabetes, sebagian besar tidak menyadari kondisi mereka. Hal ini meningkatkan risiko komplikasi seperti retinopati diabetik yang bisa berujung pada kebutaan.

Pemeriksaan Mata: Kunci Mencegah Kebutaan

Dokter spesialis mata mengingatkan bahwa pemeriksaan mata secara rutin sangat penting bagi penyandang diabetes. Pemeriksaan ini dapat mendeteksi kerusakan pada retina sejak dini, sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum kondisi memburuk. Jangan tunggu hingga penglihatan kabur atau buram, karena bisa jadi itu adalah tanda awal retinopati diabetik.

Komplikasi Diabetes yang Diam-diam Mengancam

Retinopati diabetik sering disebut sebagai komplikasi yang ‘diam-diam’ karena tidak selalu menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina dan akhirnya kebutaan. Oleh karena itu, penderita diabetes disarankan untuk memeriksakan mata setidaknya setahun sekali.

Kunci Mengendalikan Diabetes: Jaga Gula Darah, Tekanan Darah, dan Kolesterol

Untuk mencegah komplikasi, penderita diabetes harus menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol tetap stabil secara bersamaan. Ketiga faktor ini saling terkait dan jika tidak terkontrol, risiko komplikasi seperti retinopati diabetik akan semakin tinggi. Pola hidup sehat, konsumsi obat rutin, dan olahraga teratur menjadi kunci utama.

Kemenkes Imbau Manfaatkan CKG (Cek Kesehatan Gratis)

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat, khususnya yang berisiko diabetes, untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini mencakup skrining retina mata yang dapat mendeteksi dini retinopati diabetik. Dengan deteksi dini, risiko kebutaan akibat diabetes bisa diminimalkan secara signifikan.

Penglihatan Kabur? Jangan Anggap Remeh

Banyak orang menganggap penglihatan kabur atau buram sebagai tanda katarak. Padahal, kondisi ini juga bisa menjadi gejala awal diabetes yang merusak retina. Jika Anda mengalami perubahan penglihatan, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Jangan menunda, karena deteksi dini bisa menyelamatkan penglihatan Anda.