
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan kepada masyarakat di Kepulauan Riau (Kepri) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sengatan panas atau heat stroke. Imbauan ini dikeluarkan seiring dengan kondisi cuaca yang semakin kering di wilayah tersebut.
Kondisi atmosfer yang minim curah hujan dalam beberapa waktu terakhir membuat suhu udara terasa lebih panas dari biasanya. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya heat stroke, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
Heat stroke merupakan kondisi serius ketika tubuh tidak mampu lagi mengontrol suhu internalnya. Jika tidak ditangani dengan cepat, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan organ dan bahkan mengancam jiwa. Gejalanya meliputi suhu tubuh yang sangat tinggi, kulit yang panas dan kering, denyut nadi yang cepat, sakit kepala, serta pusing.
Untuk mengurangi risiko terkena heat stroke, BMKG menyarankan masyarakat untuk:
- Memperbanyak minum air putih, meskipun tidak merasa haus.
- Menghindari minuman berkafein dan beralkohol.
- Mengenakan pakaian yang longgar dan berbahan ringan.
- Menggunakan topi atau paying saat berada di luar ruangan.
- Beristirahat di tempat yang teduh atau ber-AC secara berkala.
- Segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala heat stroke.
Peringatan ini dikutip dari laporan gokepri yang merujuk pada informasi dari BMKG. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi.