
Seorang balita berusia dua tahun dilaporkan mengalami kondisi kritis akibat penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD) dan nyaris kehilangan nyawa. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penyakit yang kerap dianggap sepele ini dapat memicu komplikasi berbahaya.
Penyakit yang Tidak Boleh Diremehkan
Penyakit tangan, kaki, dan mulut umumnya menyerang anak-anak dan ditandai dengan demam, ruam, serta luka lepuh di area mulut, telapak tangan, dan telapak kaki. Meski banyak kasus sembuh dengan sendirinya, dokter mengingatkan bahwa virus penyebab HFMD dapat menyerang sistem saraf dan organ vital jika tidak ditangani dengan cepat.
Komplikasi yang Mengancam Jiwa
Pada kasus yang parah, HFMD dapat menyebabkan meningitis, ensefalitis, dehidrasi berat, hingga gangguan jantung dan pernapasan. Dokter menegaskan bahwa orang tua harus segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala seperti demam tinggi menetap, lemas, gelisah, kejang, sulit bernapas, atau penurunan kesadaran.
Langkah Pencegahan dan Penanganan
- Pastikan anak mencuci tangan secara rutin dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah bermain.
- Bersihkan mainan dan permukaan yang sering disentuh anak dengan disinfektan.
- Hindari kontak langsung dengan anak yang sedang terinfeksi HFMD.
- Jika anak menunjukkan gejala awal, segera konsultasikan ke dokter dan jangan menunda pengobatan.
Kasus anak berusia dua tahun ini menjadi pelajaran penting bagi para orang tua untuk lebih waspada. Penyakit tangan, kaki, dan mulut bukan sekadar ruam biasa; penanganan yang terlambat dapat berakibat fatal.