
Seorang warga Batola dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya mengeluhkan sesak napas akibat terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma.
Menurut keterangan keluarga, kondisi korban memburuk setelah beberapa hari menghirup udara yang tercemar asap karhutla. Meskipun sudah mendapatkan perawatan, nyawanya tidak tertolong.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya kabut asap bagi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pernapasan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara buruk.