Wali Kota Pontianak Ajak Sektor Swasta Bersinergi Bantu Anak-anak Penderita Kanker, Thalasemia, dan Penyakit Jantung Bawaan

Home blog Wali Kota Pontianak Ajak Sektor Swasta Bersinergi Bantu Anak-anak Penderita Kanker, Thalasemia, dan Penyakit Jantung Bawaan
Wali Kota Pontianak Ajak Sektor Swasta Bersinergi Bantu Anak-anak Penderita Kanker, Thalasemia, dan Penyakit Jantung Bawaan
Wali Kota Pontianak Ajak Sektor Swasta Bersinergi Bantu Anak-anak Penderita Kanker, Thalasemia, dan Penyakit Jantung Bawaan

Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan bagi anak-anak yang menderita penyakit kronis. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengajak pihak swasta untuk turut serta berkolaborasi dalam memberikan bantuan kepada anak-anak penyintas kanker, thalasemia, dan penyakit jantung bawaan.

Dorongan Sinergi untuk Kesehatan Anak

Dalam sebuah kesempatan, Edi menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta untuk meringankan beban para orang tua yang memiliki anak dengan kondisi kesehatan khusus. Menurutnya, biaya pengobatan yang tinggi seringkali menjadi kendala utama bagi keluarga kurang mampu.

“Kami mengundang perusahaan-perusahaan dan lembaga filantropi untuk bersama-sama membantu anak-anak ini. Dengan gotong royong, kita bisa memberikan harapan hidup yang lebih baik bagi mereka,” ujar Edi.

Langkah Konkret yang Diharapkan

Wali Kota berharap kolaborasi ini tidak hanya berupa bantuan finansial, tetapi juga dukungan dalam bentuk penyediaan fasilitas medis, obat-obatan, serta program pendampingan psikososial. Beberapa rumah sakit dan klinik di Pontianak telah menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra dalam program ini.

  • Bantuan biaya pengobatan dan operasi bagi anak-anak penderita kanker dan jantung bawaan.
  • Penyediaan transfusi darah dan suplemen bagi pasien thalasemia secara rutin.
  • Program edukasi bagi orang tua tentang perawatan anak dengan penyakit kronis.

Komitmen Berkelanjutan

Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kesehatan anak-anak tersebut. Dengan adanya partisipasi aktif dari swasta, diharapkan angka kesembuhan dan kualitas hidup para penyintas dapat meningkat secara signifikan.

Edi menambahkan, “Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh sehat. Mari kita wujudkan bersama melalui kepedulian dan aksi nyata.”