
Perhimpunan Kanker Vietnam baru-baru ini menyerukan agar pemerintah segera menambahkan regulasi yang mendukung upaya berhenti merokok ke dalam kerangka hukum yang ada. Langkah ini dinilai penting untuk menekan angka perokok aktif dan mengurangi risiko penyakit akibat tembakau.
Organisasi tersebut menekankan bahwa aturan yang jelas dan komprehensif dapat membantu para perokok yang ingin menghentikan kebiasaannya. Dukungan berupa akses terhadap layanan konseling, terapi pengganti nikotin, dan kampanye edukasi dianggap sebagai elemen kunci yang harus diatur dalam undang-undang.
Selain itu, Perhimpunan Kanker Vietnam juga menyoroti perlunya insentif bagi perusahaan yang menyediakan program berhenti merokok bagi karyawannya. Dengan demikian, upaya pengendalian tembakau tidak hanya berfokus pada larangan merokok di tempat umum, tetapi juga pada aspek pemulihan dan pencegahan.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Vietnam dalam melindungi kesehatan masyarakat dan menurunkan beban penyakit yang disebabkan oleh konsumsi rokok.