
Universitas Hasanuddin (Unhas) baru-baru ini menyelenggarakan sebuah lokakarya yang berfokus pada kesehatan, dengan tujuan utama menekan angka risiko stroke. Kegiatan ini menekankan betapa krusialnya kerja sama antara tenaga kesehatan (nakes) dan keluarga pasien dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit tersebut.
Dalam acara yang digelar di lingkungan kampus tersebut, para ahli kesehatan memaparkan berbagai data dan fakta terkait stroke, termasuk faktor risiko dan langkah-langkah pencegahannya. Mereka juga menyoroti peran vital keluarga sebagai support system utama bagi pasien, terutama dalam menjaga pola hidup sehat dan kepatuhan berobat.
Lokakarya ini diharapkan mampu mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih erat antara nakes dan keluarga. Dengan sinergi yang kuat, deteksi dini dan penanganan stroke bisa lebih optimal, sehingga angka kesakitan dan kematian akibat stroke dapat ditekan secara signifikan.