
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Kali ini, melalui program pengabdian masyarakat, UMS memberikan pendampingan kepada Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kartasura. Fokus utama dari program ini adalah pencegahan penyakit tidak menular (PTM) melalui skrining kesehatan dan edukasi gizi.
Langkah Nyata Cegah PTM
Penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan jantung masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Menyadari hal ini, UMS mengambil langkah strategis dengan mendekati komunitas secara langsung. Program yang dirancang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga deteksi dini melalui skrining kesehatan yang komprehensif.
Skrining Kesehatan
Kegiatan skrining meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Dengan skrining ini, peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya saat ini. Data yang terkumpul digunakan untuk memberikan rekomendasi pencegahan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.
Edukasi Gizi yang Praktis
Tidak hanya skrining, para ahli gizi dari UMS juga memberikan edukasi mengenai pola makan sehat. Edukasi ini disesuaikan dengan kearifan lokal dan ketersediaan bahan pangan di sekitar Kartasura. Peserta diajarkan cara menyusun menu sehari-hari yang bergizi seimbang, mudah dibuat, dan tetap terjangkau.
Dampak Positif bagi Komunitas
Program ini disambut antusias oleh anggota ‘Aisyiyah Kartasura. Mereka merasa lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan pendampingan berkelanjutan, diharapkan kesadaran dan perilaku sehat dapat tertanam dalam keseharian, sehingga angka kejadian PTM di wilayah ini dapat ditekan.
Inisiatif UMS ini menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan preventif dan edukatif.