
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar baru-baru ini mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan permen jeli dari buah nanas tanpa tambahan pemanis buatan. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan alternatif camilan sehat bagi anak-anak sekaligus mencegah risiko diabetes sejak dini.
Pelatihan yang digelar oleh tim pengabdian masyarakat UMI Makassar ini melibatkan para orang tua dan guru di lingkungan sekolah dasar. Mereka diajarkan cara mengolah nanas menjadi permen kenyal yang lezat namun tetap aman dikonsumsi karena tidak menggunakan gula tambahan atau pemanis sintetis.
Menurut ketua tim pengabdian, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya konsumsi makanan dan minuman manis pada anak-anak yang dapat memicu obesitas dan diabetes tipe 2. Dengan memberikan keterampilan membuat camilan sehat, diharapkan orang tua dan guru dapat menjadi agen perubahan dalam pola makan anak.
Para peserta sangat antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan, mulai dari pemilihan nanas matang, proses ekstraksi sari, hingga pencampuran dengan bahan alami seperti agar-agar dan madu sebagai pemanis alami. Hasilnya, permen jeli nanas ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis alami yang tetap disukai anak-anak.
Program ini merupakan bagian dari upaya UMI Makassar dalam mendukung gerakan masyarakat hidup sehat, khususnya dalam pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes. Ke depannya, pelatihan serupa akan terus dikembangkan dengan bahan baku lokal lainnya.