
Sebuah peristiwa tragis mengguncang dunia medis di Yaman. Sebanyak sepuluh anak yang tengah berjuang melawan leukemia dilaporkan meninggal dunia setelah menerima suntikan obat kanker yang sudah melewati batas kedaluwarsa.
Insiden memilukan ini terjadi saat para pasien muda tersebut tengah menjalani pengobatan di salah satu fasilitas kesehatan. Obat yang diberikan ternyata sudah tidak layak pakai, yang kemudian memicu reaksi fatal pada tubuh mereka.
Pihak berwenang setempat masih menyelidiki lebih lanjut asal-usul obat kedaluwarsa tersebut serta pihak yang bertanggung jawab dalam pendistribusiannya. Kasus ini menyoroti lemahnya pengawasan rantai pasokan obat di wilayah konflik seperti Yaman.
Dengan kondisi perang yang berkepanjangan, sistem kesehatan Yaman memang berada dalam situasi genting. Krisis obat-obatan dan alat medis sering kali memaksa tenaga kesehatan untuk mengambil risiko, dan kali ini risikonya berujung pada kehilangan nyawa anak-anak yang tidak bersalah.
Keluarga korban sangat terpukul dan menuntut keadilan. Mereka berharap agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa depan.