
Sebanyak tiga wanita yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) di wilayah Mojokerto dinyatakan positif terinfeksi virus HIV/AIDS. Hal ini terungkap setelah dilakukan serangkaian tes kesehatan oleh dinas terkait.
Ketiga wanita tersebut diketahui aktif beroperasi di sejumlah lokasi hiburan malam dan tempat prostitusi di sekitar Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto. Penemuan ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat, terutama dalam upaya pencegahan penyebaran virus lebih lanjut.
Kepala Dinas Kesehatan setempat menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan medis dan psikologis bagi ketiga wanita tersebut. Selain itu, langkah-langkah edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya HIV/AIDS juga akan digencarkan, khususnya kepada komunitas rentan.
Data terkini menunjukkan bahwa kasus HIV/AIDS di Mojokerto terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, deteksi dini dan penanganan yang tepat menjadi kunci utama dalam menekan angka penularan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS dan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pemerintah juga berencana untuk memperluas jangkauan tes HIV secara sukarela dan gratis, terutama bagi kelompok berisiko tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memutus rantai penularan dan memberikan akses pengobatan yang lebih cepat bagi mereka yang terinfeksi.