
Dalam upaya menekan tingginya angka kasus stroke, tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai Puskesmas di Kota Kediri mengikuti pelatihan intensif atau On Job Training (OJT) mengenai penanganan stroke. Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi agar penanganan terhadap pasien stroke bisa lebih cepat dan tepat.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para nakes dalam mengenali gejala awal stroke serta melakukan penanganan darurat yang sesuai. Dengan keterampilan yang lebih baik, diharapkan risiko kecacatan dan kematian akibat stroke dapat diminimalkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri menyampaikan bahwa stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadi prioritas.
Materi Pelatihan yang Diberikan
Dalam sesi OJT, para peserta mendapatkan materi mencakup deteksi dini gejala stroke menggunakan metode FAST (Face, Arm, Speech, Time), teknik resusitasi, hingga tata laksana awal pasien stroke sebelum dirujuk ke rumah sakit. Simulasi penanganan kasus juga dilakukan untuk memastikan pemahaman yang optimal.
Harapan ke Depan
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan setiap Puskesmas di Kota Kediri memiliki tenaga kesehatan yang siap siaga dalam menangani kasus stroke. Pada akhirnya, upaya ini berkontribusi pada penurunan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular di masyarakat.