
Sebuah laporan terbaru mengindikasikan bahwa ambisi Uni Eropa untuk mengeliminasi hepatitis virus pada tahun 2030 kemungkinan besar tidak akan terwujud. Target ambisius yang dicanangkan beberapa tahun lalu ini kini dihadapkan pada berbagai tantangan signifikan, mulai dari kurangnya deteksi dini hingga keterbatasan akses pengobatan.
Kesenjangan dalam Deteksi dan Pengobatan
Data terkini menunjukkan bahwa banyak negara anggota Uni Eropa masih bergulat dengan rendahnya angka diagnosis untuk hepatitis B dan C. Tanpa deteksi yang memadai, penderita tidak dapat memperoleh terapi antivirus yang diperlukan, sehingga penyakit terus berkembang dan menular. Para ahli kesehatan masyarakat menekankan perlunya perluasan program skrining, terutama pada kelompok berisiko tinggi.
Hambatan Infrastruktur dan Pendanaan
Selain masalah deteksi, infrastruktur layanan kesehatan di sejumlah negara Eropa dinilai belum siap untuk menangani beban kerja eliminasi hepatitis. Kurangnya koordinasi antara layanan primer dan spesialis, serta pendanaan yang tidak mencukupi, menjadi batu sandungan utama. Beberapa negara juga menghadapi kesulitan dalam menjangkau populasi migran dan pengguna narkoba suntik yang rentan.
Pandemi COVID-19 Memperparah Situasi
Pandemi COVID-19 yang melanda dunia dalam beberapa tahun terakhir turut memperlambat upaya eliminasi hepatitis. Banyak sumber daya dan perhatian yang dialihkan untuk menangani virus corona, menyebabkan penundaan diagnosis dan pengobatan hepatitis. Layanan skrining dan vaksinasi hepatitis pun terganggu, sehingga memperlebar kesenjangan menuju target 2030.
Perlunya Aksi Lebih Agresif
Untuk mengejar ketertinggalan, para pakar menyarankan agar negara-negara Eropa segera mengadopsi strategi yang lebih agresif. Ini mencakup peningkatan investasi dalam program skrining berbasis komunitas, penguatan sistem data untuk memantau kemajuan, serta memastikan akses universal terhadap obat-obatan generik yang terjangkau. Tanpa langkah konkret dan cepat, target eliminasi hepatitis pada tahun 2030 akan tetap menjadi angan-angan.