
Cuaca panas yang tidak biasa kini tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga pada hewan. Salah satu yang terdampak adalah unta, hewan yang selama ini dikenal tahan terhadap kondisi panas dan kering.
Menurut laporan dari metapos.id, suhu ekstrem yang melanda beberapa wilayah menyebabkan unta mulai mengalami gagal ginjal. Kondisi ini cukup mengejutkan karena unta memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap cuaca panas.
Gagal ginjal pada unta ini diduga kuat akibat dehidrasi parah yang dipicu oleh suhu yang sangat tinggi. Unta yang biasanya mampu bertahan tanpa air dalam waktu lama, kini mulai menunjukkan gejala gangguan kesehatan serius.
Para ahli dan pengamat hewan mulai memberikan perhatian khusus terhadap fenomena ini. Mereka khawatir jika suhu ekstrem terus berlanjut, maka populasi unta di daerah terdampak bisa mengalami penurunan drastis.
Informasi ini bersumber dari artikel di metapos.id yang melaporkan bahwa perubahan iklim global menjadi faktor utama di balik suhu ekstrem yang mempengaruhi kesehatan unta.