Stella Christie: Abu Vulkanik Lebih Lembut dari Bedak Bayi, Kandungan Silikanya Berpotensi Sebabkan Kanker

Home blog Stella Christie: Abu Vulkanik Lebih Lembut dari Bedak Bayi, Kandungan Silikanya Berpotensi Sebabkan Kanker
Stella Christie: Abu Vulkanik Lebih Lembut dari Bedak Bayi, Kandungan Silikanya Berpotensi Sebabkan Kanker
Stella Christie: Abu Vulkanik Lebih Lembut dari Bedak Bayi, Kandungan Silikanya Berpotensi Sebabkan Kanker

Seorang ahli vulkanologi, Stella Christie, mengungkapkan bahwa abu yang dikeluarkan oleh gunung berapi memiliki tekstur yang jauh lebih halus daripada bedak bayi. Dalam penjelasannya, ia menyebutkan bahwa partikel abu vulkanik tersebut mengandung silika, yang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker pada manusia jika terhirup dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Stella menjelaskan bahwa meskipun abu vulkanik tampak seperti debu biasa, ukurannya yang sangat kecil membuatnya mudah masuk ke dalam saluran pernapasan dan menetap di paru-paru. Silika yang terkandung di dalamnya, apabila terakumulasi, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan kanker paru-paru.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan masker yang tepat saat berada di daerah yang terdampak abu vulkanik. Masker biasa mungkin tidak cukup efektif untuk menyaring partikel yang sangat halus ini. Masyarakat disarankan untuk menggunakan masker N95 atau masker dengan filtrasi tinggi lainnya untuk melindungi diri dari risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh abu vulkanik.