Semarang Gencarkan Skrining Gratis, Kanker Payudara Masuk Tiga Besar

Home blog Semarang Gencarkan Skrining Gratis, Kanker Payudara Masuk Tiga Besar
Semarang Gencarkan Skrining Gratis, Kanker Payudara Masuk Tiga Besar
Semarang Gencarkan Skrining Gratis, Kanker Payudara Masuk Tiga Besar

Pemerintah Kota Semarang terus berupaya menekan angka kasus kanker payudara yang kini tercatat sebagai salah satu dari tiga jenis kanker tertinggi di wilayah tersebut. Langkah utama yang ditempuh adalah dengan menggencarkan program skrining gratis bagi masyarakat.

Skrining Gratis sebagai Upaya Deteksi Dini

Program skrining gratis ini menyasar para perempuan, khususnya yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki faktor risiko lainnya. Pemeriksaan dilakukan secara berkala di puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya yang tersebar di Kota Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Dr. Hakam, menjelaskan bahwa deteksi dini menjadi kunci utama dalam penanganan kanker payudara. “Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan dan semakin ringan biaya pengobatannya,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Data Kasus Kanker Payudara di Semarang

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, kanker payudara menempati urutan ketiga setelah kanker serviks dan kanker paru. Pada tahun lalu, tercatat lebih dari 200 kasus baru kanker payudara di kota ini. Angka ini cukup mengkhawatirkan dan mendorong pemerintah untuk lebih agresif dalam melakukan skrining.

Target dan Harapan

Pemkot Semarang menargetkan setidaknya 80% perempuan di usia rentan dapat menjalani skrining secara rutin. Selain skrining, pemerintah juga menggencarkan edukasi mengenai pentingnya gaya hidup sehat dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).

Dengan langkah konkret ini, diharapkan angka kematian akibat kanker payudara dapat ditekan secara signifikan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu memeriksakan diri jika menemukan gejala awal seperti benjolan di payudara, perubahan bentuk, atau keluar cairan abnormal.

Program skrining gratis ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemkot Semarang dalam meningkatkan kualitas kesehatan warganya, sejalan dengan program nasional penanggulangan penyakit tidak menular.