
Berdasarkan data terbaru, sekitar 73 persen penderita diabetes di Indonesia tidak menyadari kondisi mereka karena belum pernah terdiagnosis secara medis. Fakta ini mengindikasikan bahwa mayoritas kasus diabetes masih tersembunyi di masyarakat.
Angka ini menjadi perhatian serius karena diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi berbahaya jika tidak ditangani sejak dini. Rendahnya tingkat deteksi dini seringkali disebabkan oleh kurangnya kesadaran akan gejala awal dan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.
Para ahli kesehatan menekankan pentingnya pemeriksaan rutin, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat. Dengan deteksi lebih awal, penanganan diabetes bisa lebih efektif dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Upaya edukasi dan kampanye kesehatan perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap bahaya diabetes dan pentingnya pemeriksaan gula darah secara berkala. Hal ini diharapkan dapat menurunkan jumlah penderita yang tidak terdiagnosis di masa depan.