
Tekanan ekonomi akibat sanksi yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump kembali menghantam sektor penerbangan Iran. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh maskapai Iran, tetapi juga mengganggu bisnis agen perjalanan di negara tetangga, Irak.
Banyak agen perjalanan di Irak mengeluhkan kesulitan dalam memesan tiket penerbangan ke Iran. Mereka mengaku pusing karena harga tiket melonjak drastis sementara ketersediaan kursi semakin terbatas. Hal ini disebabkan oleh sanksi yang membatasi akses Iran terhadap suku cadang pesawat dan layanan pemeliharaan, sehingga armada pesawat Iran berkurang dan operasionalnya terganggu.
Para pengamat menyebut bahwa sanksi ini tidak hanya berdampak pada industri penerbangan Iran, tetapi juga merembet ke perekonomian regional. Agen perjalanan Irak, yang selama ini menjadi salah satu pasar utama bagi penerbangan Iran, kini harus memutar otak mencari alternatif rute atau maskapai lain demi memenuhi kebutuhan pelanggan mereka.
Kondisi ini diperparah dengan minimnya informasi resmi mengenai perubahan jadwal dan kebijakan penerbangan. Agen perjalanan harus bekerja ekstra untuk mendapatkan kepastian, sementara calon penumpang mulai khawatir akan rencana perjalanan mereka ke Iran.