
RSUD Bakti Pajajaran di Kota Bogor kini menyediakan teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA) guna mendukung penanganan pasien stroke. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis, terutama bagi penderita stroke yang membutuhkan diagnosis dan terapi yang cepat serta akurat.
Teknologi DSA memungkinkan dokter untuk melihat pembuluh darah secara detail melalui gambar sinar-X setelah disuntikkan zat kontras. Dengan alat ini, penyumbatan atau perdarahan di otak dapat terdeteksi lebih dini, sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Kepala RSUD Bakti Pajajaran menyatakan bahwa kehadiran DSA merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memenuhi standar pelayanan stroke terpadu. Ia berharap dengan adanya teknologi ini, angka kesembuhan pasien stroke dapat meningkat dan risiko kecacatan dapat diminimalkan.
Selain itu, rumah sakit juga akan melatih tenaga medisnya agar mampu mengoperasikan DSA secara optimal. Pelatihan ini mencakup teknik interpretasi gambar serta prosedur tindakan intervensi yang aman bagi pasien.
Dengan adanya DSA, RSUD Bakti Pajajaran optimistis dapat menjadi pusat rujukan stroke yang handal di wilayah Bogor dan sekitarnya. Masyarakat pun diimbau untuk segera membawa pasien yang mengalami gejala stroke ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan secepatnya.