Riwayat Keluarga Kanker Prostat: Screening Sebaiknya Lebih Awal dari Usia 50 Tahun

Home blog Riwayat Keluarga Kanker Prostat: Screening Sebaiknya Lebih Awal dari Usia 50 Tahun
Riwayat Keluarga Kanker Prostat: Screening Sebaiknya Lebih Awal dari Usia 50 Tahun
Riwayat Keluarga Kanker Prostat: Screening Sebaiknya Lebih Awal dari Usia 50 Tahun

Memiliki anggota keluarga yang pernah didiagnosis kanker prostat menjadi sinyal penting untuk tidak menunda pemeriksaan dini. Para ahli menyarankan agar pria dengan riwayat keluarga tersebut melakukan screening jauh sebelum usia 50 tahun.

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum menyerang pria. Faktor keturunan memegang peranan besar dalam meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Jika ayah, saudara laki-laki, atau kakek Anda pernah mengalaminya, maka risiko Anda bisa dua hingga tiga kali lebih tinggi dibandingkan pria tanpa riwayat serupa.

Mengapa Screening Lebih Awal Penting?

Deteksi dini melalui screening dapat menemukan kanker prostat pada stadium awal, saat pengobatan masih lebih efektif dan peluang kesembuhan lebih besar. Pada pria dengan riwayat keluarga, sel-sel kanker mungkin sudah mulai tumbuh tanpa gejala sejak usia lebih muda.

American Cancer Society merekomendasikan diskusi dengan dokter tentang screening sejak usia 40 tahun bagi pria yang memiliki risiko tinggi, termasuk mereka yang memiliki riwayat keluarga. Sementara itu, pria dengan risiko rata-rata biasanya disarankan memulai screening pada usia 50 tahun.

Jenis Screening yang Umum Dilakukan

  • Tes PSA (Prostate-Specific Antigen): Pemeriksaan darah untuk mengukur kadar antigen spesifik prostat. Kadar yang tinggi bisa menandakan adanya kanker.
  • Pemeriksaan Colok Dubur (DRE): Dokter akan meraba prostat melalui rektum untuk mendeteksi benjolan atau perubahan bentuk.

Kedua tes ini biasanya dilakukan bersamaan untuk hasil yang lebih akurat. Namun, hasil abnormal belum tentu berarti kanker, karena bisa disebabkan oleh infeksi atau pembesaran prostat jinak.

Langkah Selanjutnya Setelah Screening

Jika hasil screening menunjukkan kecurigaan, dokter akan merekomendasikan biopsi untuk memastikan diagnosis. Biopsi adalah prosedur pengambilan sampel jaringan prostat yang dianalisis di laboratorium.

Penting untuk diingat bahwa screening bukanlah tindakan yang harus ditakuti. Justru, inilah langkah proaktif untuk menjaga kesehatan. Diskusikan dengan dokter Anda kapan waktu yang tepat untuk memulai screening berdasarkan riwayat kesehatan keluarga.

Jadi, jika Anda memiliki ayah, saudara, atau kakek yang pernah menderita kanker prostat, jangan menunggu hingga usia 50 tahun. Mulailah berbicara dengan dokter Anda sekarang untuk merencanakan screening lebih awal. Kesehatan Anda adalah investasi jangka panjang yang tak ternilai.