
Seorang pasien berusia 13 tahun berhasil menjalani operasi pengangkatan fibroma nasofaring, sebuah tumor jinak namun berbahaya yang tumbuh di area hidung dan tenggorokan. Tindakan medis ini dilakukan oleh tim dokter spesialis di Vietnam.
Fibroma nasofaring remaja (JNA) adalah tumor langka yang umumnya menyerang remaja laki-laki. Meskipun bersifat jinak, tumor ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti perdarahan hebat, gangguan pernapasan, dan kerusakan pada struktur di sekitarnya.
Pada pasien ini, tumor telah mencapai ukuran yang cukup besar sehingga memicu gejala seperti hidung tersumbat parah, mimisan berulang, dan kesulitan bernapas. Kondisi tersebut mendorong tim medis untuk segera melakukan tindakan operasi pengangkatan.
Prosedur operasi dilakukan dengan teknik bedah endoskopi transnasal, sebuah metode invasif minimal yang memungkinkan akses ke tumor tanpa sayatan besar. Proses ini membutuhkan keahlian tinggi karena tumor terletak di area yang dipenuhi pembuluh darah dan saraf penting.
Operasi berlangsung selama beberapa jam dan berhasil mengangkat seluruh tumor tanpa komplikasi berarti. Pasien kini dalam masa pemulihan dan dipantau secara intensif oleh tim dokter. Pascaoperasi, pasien menunjukkan perbaikan signifikan pada fungsi pernapasan dan frekuensi mimisan.
Kesuksesan operasi ini menjadi bukti kemajuan teknologi medis di Vietnam, khususnya dalam penanganan tumor langka pada anak. Dokter menyarankan orang tua untuk waspada terhadap gejala seperti mimisan tak wajar, hidung tersumbat sebelah, dan pembengkakan wajah pada anak remaja, karena deteksi dini sangat penting untuk hasil pengobatan yang optimal.