Razia Warung Pangku di Gresik Guncang Publik, Dua Pemandu Lagu Terdeteksi HIV-Sifilis dan Narkoba

Home blog Razia Warung Pangku di Gresik Guncang Publik, Dua Pemandu Lagu Terdeteksi HIV-Sifilis dan Narkoba
Razia Warung Pangku di Gresik Guncang Publik, Dua Pemandu Lagu Terdeteksi HIV-Sifilis dan Narkoba
Razia Warung Pangku di Gresik Guncang Publik, Dua Pemandu Lagu Terdeteksi HIV-Sifilis dan Narkoba

Penggerebekan di sejumlah warung pangku yang digelar oleh aparat gabungan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap para pekerja di lokasi tersebut, ditemukan dua orang pemandu lagu atau pramusaji yang dinyatakan positif mengidap HIV dan sifilis, serta terindikasi menyalahgunakan narkoba jenis sabu.

Razia Mendadak di Beberapa Titik

Operasi yang berlangsung pada Selasa malam (14/11/2023) itu menyasar beberapa warung pangku yang berada di wilayah Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Gresik Kota. Petugas gabungan dari Satpol PP, Polres Gresik, dan Dinas Kesehatan setempat melakukan pemeriksaan mendadak terhadap puluhan pemandu lagu dan pengunjung.

Selain tes kesehatan, aparat juga melakukan tes urine untuk mendeteksi adanya pemakaian narkoba. Hasilnya, dua orang pemandu lagu dinyatakan reaktif terhadap HIV dan sifilis, sementara satu orang lainnya positif menggunakan sabu. Ketiga orang tersebut saat ini telah diamankan dan menjalani perawatan serta rehabilitasi lebih lanjut.

Dampak dan Tindak Lanjut

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Mukhammad, mengungkapkan bahwa temuan ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Pemeriksaan kesehatan rutin dan penyuluhan mengenai penyakit menular seksual akan digencarkan di tempat-tempat hiburan malam dan warung pangku.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Gresik, Agung, menambahkan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk menekan peredaran narkoba dan mencegah penyebaran penyakit menular. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Penggerebekan ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang mendukung langkah tegas aparat, namun sebagian lainnya menyoroti perlunya pendekatan yang lebih manusiawi dalam menangani para pekerja seks komersial agar mereka mendapatkan akses kesehatan dan perlindungan sosial yang layak.