
Antasan Monitor, sebuah kawasan yang dikenal sebagai pusat pemulihan bagi para penyintas stroke, kini mendapat perhatian khusus dari mahasiswa. Tim Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPK) Ormawa HIMA Keperawatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) baru-baru ini menggelar serangkaian kegiatan kesehatan di rumah-rumah warga yang pernah terkena stroke. Kegiatan ini meliputi skrining atau pemeriksaan kesehatan awal serta terapi rehabilitasi yang bertujuan mempercepat proses pemulihan pasien.
Skrining Kesehatan untuk Deteksi Dini
Pada tahap pertama, mahasiswa memberikan layanan skrining kesehatan kepada para penyintas stroke. Pemeriksaan ini mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, serta fungsi motorik dasar. Tujuannya adalah untuk mengetahui kondisi terkini pasien dan menentukan langkah rehabilitasi yang paling sesuai. Dengan skrining rutin, risiko komplikasi pasca-stroke dapat diminimalkan.
Terapi Rehabilitasi di Rumah
Setelah skrining, tim PPK Ormawa HIMA Keperawatan melanjutkan dengan sesi terapi rehabilitasi yang dilakukan langsung di kediaman pasien. Terapi ini mencakup latihan fisik ringan, stimulasi saraf, dan bimbingan untuk mengembalikan fungsi gerak yang terganggu. Pendekatan rumah ke rumah ini dinilai lebih efektif karena pasien dapat berlatih dalam lingkungan yang nyaman dan akrab.
Manfaat Program bagi Masyarakat
- Meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya perawatan pasca-stroke.
- Memberikan akses langsung ke layanan rehabilitasi tanpa harus ke fasilitas kesehatan.
- Memperkuat peran mahasiswa dalam pengabdian masyarakat yang nyata.
Program ini mendapat sambutan positif dari para penyintas stroke dan keluarganya. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran tim mahasiswa yang tidak hanya memberikan terapi, tetapi juga edukasi tentang pola hidup sehat untuk mencegah stroke berulang. Inisiatif PPK Ormawa HIMA Keperawatan ULM di Antasan Monitor menjadi contoh nyata bagaimana dunia akademik dapat berkontribusi langsung dalam pemulihan kesehatan masyarakat.